Followers

Statistik

Diberdayakan oleh Blogger.

Penilaian Aspek Pasar dan Pemasaran

Posted by bojezh Minggu, 01 Mei 2011
Klik dan Lihat Gambar!

Pengertian dan Ruang Lingkup Analisis Pasar dan Pemasaran dalam SKB



Pengertian pasar (market demand) suatu produk menurut Kotler: jumlah keseluruhan yang akan dibeli oleh sekelompok konsumen tertentu dalam suatu daerah tertentu dalam waktu tertentu dalam lingkungan pemasaran tertentu dan dalam suatu program pemasaran tertentu.

Tujuan analisis pasar: mengetahui seberapa luas pasar product yang bersangkutan, bagaimana pertumbuhan permintaannya dan berapa besar yang dapat dipenuhi oleh konsumen perusahaan.

Analisis pasar kualitatif: mengidentifikasi, memisahkan dan membuat deskripsi pasar. Analisis pasar kuantitatif: menghitung besarnya perkiraan penjualan 1 tahun mendatang.

Analisis pasar meliputi:

1. Deskripsi pasar (luas pasar, saluran distribusi dan praktek perdagangan setempat)

2. Analisis permintaan dulu dan sekarang (jumlah, nilai konsumsi product ybs dan identifikasi konsumen)

3. Analisis penawaran dulu dan sekarang (impor, produk lokal), info persaingan, harga, kualitas dan strategi pemasaran pesaing

4. Perkiraan permintaan yang akan datang dari product ybs.

5. Perkiraan pangsa pasar (mempertimbangkan tingkat permintaan, penawaran, posisi perusahaan dalam persaingan dan program pemasaran perusahaan)

Prosedur Analisis Pasar

1. Menentukan tujuan studi : adalah mengukur dan memperkirakan permintaan untuk menilai ketepatan waktu dan harga dari proyek dalam memproduksi product. Tujuan khusus :

o mengetahui tempat dan luas daerah pemasaran

o mengetahui kapasitas produksi yang direncanakan

o mengetahui modal yang ditawarkan dan jenis industri

o mengetahui tingkat harapan jumlah penjualan

o mengetahui tingkat harga

o mengetahui saluran distribusi

o mengetahui pembeli/konsumen produk yang direncanakan.


2. Studi pasar informal (wawancara dengan pihak-pihak yang berhubungan langsung dengan produk yang ada di pasar)


3. Studi pasar formal (meliputi deskripsi metode dan tugas yang akan dilakukan untuk mendapatkan informasi yang dimaksudkan, meliputi rencana penelitian yang menyeluruh meliputi skedul kerja, waktu yang dibutuhkan dan biaya yang dibutuhkan untuk melaksanakan studi/penelitian). Tujuannya :.

o mendefinisikan daerah pasar produk

o mendapatkan data sekunder

o membuat rencana survey

o tes lapangan dari daftar pertanyaan yang telah dibuat

o mengadakan survey pasar

o memproses data

o laporan akhir


4. Karakteristik permintaan saat ini (meliputi luas pasar, pangsa pasar, pola pertumbuhan pasar, saluran pemasaran dan karakteristik lainnya).

Pasar meliputi seluruh individu dan organisasi yangs evcara riil atau potensial merupakan konsumen suatu produk. (meliputi konsumen, industri, perantara dan pemerintah.

Klasifikasi pasar ditinjau dari sifat produk: durable dan nondurable, produk baru atau produk yang sudah ada

Pengukuran pasar merupakan usaha memperkirakan permintaan produk secara kuantitatif meliputi :

1. Permintaan pasar mencakup daerah geografis, kelompok konsumen dalam periode tertentu merupakan usaha mendefinisikan pasar dan luasnya (segmentasi pasar) sehingga bauran pemasaran berbeda

2. Pangsa pasar dan pola pertumbuhan. Harus memperhatikan kondisi persaingan, harga yang terjadi dan pola pertumbuhan pasar.

- Perkiraan permintaan yang akan datang (teknik peramalan kualitatif dan kuantitatif)
- Merencanakan strategi pemasaran (4P)
- Menilai kelayakan pasar (ada tidaknya permintaan produk).

Estimasi Analisis Produk yg diminta & yg Tersedia serta Analisis Persaingan

Prosedur pengukuran dan peramalan

A. Analisis Ekonomi makro/global : kependudukan, kebijakan pemerintah, inflasi, pengangguran, tingkat bunga, ekspor, pengeluaran dan tabungan masyarakat, investasi bisnis, belanja pemerintah.

B. Analisis industri (permintaan seluruh perusahaan yang menghasilkan produk sejenis dengan produk proyek). Mencakup kebutuhan dan permintaan industri yang riil yang dipenuhi dan prospeknya di masa yang akan datang.

Cara mengukur dan meramalkan permintaan :

1. Menggunakan data ekspor impor produk

PE = P+ (I-E) + D C

PE = permintaan efektif

P = produksi dalam negeri masa ybs

I/E = Impor/ekspor

DC = perubahan cadangan produk (selisih persediaan awal dan akhir)

2. Data permintaan barang sejenis di luar negeri

3. Menggunakan data produk pengganti

4. Menggunakan data kapasitas produk lanjutan

1. Analisis pengukuran dan peramalan proyek, meliputi analisis penjualan masa lalu dengan melihat posisi perusahaan dalam persaingan
2. Pengawasan peramalan.

Mengukur Permintaan sekarang

· Pasar potensial yaitu jumlah penjualan maksimal (unit/rp) yang bisa dicapai oleh seluruh perusahaan dalam industri yang bersangkutan selama suatu waktu dan tingkat usaha pemasaran dan keadaan lingkungan tertentu.

Metode: Rasio Rantai (Chain Ratio Method): mengalikan angka dasar dengan beberapa prosentase penyesuaian.

Contoh: permintaan untuk makanan ringan rendah kalori = Jumlah penduduk X pendapatan perkapita X Rata-rata % pendapatan yang dibelanjakan X rata-rata % pengeluaran dibelanjakan untuk makanan ringan X % pengeluaran makanan ringan yang dibelanjakan untuk makanan ringan rendah kalori.

· Pangsa Pasar yaitu bagian nyata penjualan perusahaan dalam industri yang bersangkutan di dalam pasar.

Meramal Permintaan

Teknik peramalan didasarkan pada segala sesuatu yang masyarakat lakukan

1. Metode tes pasar: meramalkan dan mendapatkan reaksi pembeli atas produk

2. Metode analisis catatan perilaku pembelian

3. Metode runtut waktu

Teknik Peramalan Analisis Kuantitatif dan Kualitatif

Analisis Kualitatif terdiri dari Judgement forecast dan Survey

· Survey pembeli (survey of Buyers intentions): Kecenderungan pembeli menghadapi keadaan tertentu

Untuk barang konsumen akhir:

· Skala kemungkinan pembeli (purchase probability scale)

· Kondisi keuangan dan perekonomian calon pembeli

· Tingkat ketidaksenangan dan kesenangan terhadap produk

Untuk barang industri : fokus pada peralatan dan bahan baku dan kepabrikan lainnya

· Peramalan berdasarkan pendapat tenaga pemasaran (composite of sales force opinion)

· Pendapat para ahli (expert opinion)

· Tes pasar (market test), mempelajari reaksi konsumen dan dealer dalam menangani, menggunakan dan membeli kembali produk secara nyata dan melihat luas permintaan

Tes pasar produk konsumen

· percobaan

· percobaan 1

· adopsi

· frekuensi pembelian

Metodenya :

· sales wave research (konsumen diberi produk percobaan cuma-cuma selama beberapa kali)

· simulated store technique, memberi uang kepada konsumen untuk belanja di toko yang ada produk produsen)

· Controlled test Marketing (minimarket testing), wawancara terhadap konsumen tentang kesadaran terhadap produk.

Tes pasar produk industri dilakukan di lab untuk mengukur penampilan, kecocokan, kegunaan, desain dan biaya operasi.

· product use test (memilih konsumen potensial untuk mencoba produk ybs.)

· pameran dagang

Analisis Kuantitatif/statistik

Analisis Kuantitatif : data masa lalu diasumsikan berulang kembali di masa yang akan datang meliputi :

a. peramalan sederhana

b. Statistik, diantaranya: runtut waktu dan regresi-korelasi.

1. Analisis runtut waktu (time series analysis), menggunakan data historis, menggunakan empat komponen, trend, variasi siklis, variasi musim dan variasi tidak beraturan
2. trend: kecenderungan prestasi masa lalu naik/turun yang menunjukkan aktifitas ekonomi dalam dinamika perekonomian dan merupakan keadaan jangka panjang dalam ukuran waktu menurut fenomena ekonomi.
3. Variasi siklis/gerakan perubahan penjualan dipengaruhi oleh kegiatan ekonomi yang secara luas bersifat periodik
4. Variasi musim, pola perubahan tertentu yang bersifat periodik dalam satu tahun
5. Komponen tidak beraturan, unpredicable (bencana, kerusuhan dsb)

Analisis runtut waktu terdiri dari dekomposisi rencana penjualan murni ke dalam empat komponen tersebut, lalu komponen tersebut digabungkan kembali untuk menghasilkan peramalan penjualan.

Contoh: diketahui :

· Perusahaan asuransi tahun 2001 menjual polis 12.000

· Tahun berikutnya diramalkan naik 5%

· Inflasi tahun 2002 diperkirakan 10%

· Index bulan Desember 1.30, hitung penjualan bulan Desember 2001

Jawab

1. Penjualan tahun berikutnya = 12.000 X 5% = ?

2. Hasil 1) dikurangi 10% x hasil 1) atau hasil 1) dikalikan 90% = ?

3. Menghitung bulanan hasil 2) dibagi 12 = ?

4. Menghitung bulan Desember dengan mengalikan hasil 3) dengan 1,30

Teknik exponential smoothing, dirumuskan:

Qt-1 = a St + (1-a)Qt atau

Ft = Ft-1 + a(At-1 - Ft-1)

Contoh : pada bulan Januari 2001, manajer memperkirakan perminatan bulan Februari 2001 adalah 142. Permintaan bulan aktual bulan Februari 2001 adalah 153. Hitung perkiraan permintaan bulan Maret 2001 ?

1. Analisis Regresi-korelasi : suatu perhitungan statistik yang dibuat untuk menemukan faktor-faktor penting yang mempengaruhi suatu yang diramal dan besarnya pengaruh tersebut. Misalnya faktor-faktor yang mempengaruhi penjualan: harga, pendapatan, penduduk dan promosi.

Variabel tak bebas (Y) merupakan fungsi dari variabel bebas (X1, X2,…,Xn)

1. analisis regresi korelasi sederhana, memiliki satu variabel bebas

Y = a+bX

2. Analisis Regresi linier berganda, variabel bebas lebih dari 1.

Y = f(X1,X2,…, Xn)

Y= a+ b1X1+b2X2 +…BkXk

A = konstanta

b1 = konstanta yang mengukur besarnya perubahan Y akibat terjadinya perubahan nilai 1 unit X1, asumsi variabel lain tetap.

Analisis Pesaing

1. Identitas Pesaing

o Perusahaan lain memasarkan produk yang sama untuk konsumen dan harga yang sama

o Perusahaan lain memasarkan pada kelompok produk yang sama

o Persaingan sesama perusahaan yang menawarkan servis yang sama

o Persaingan sesama perusahaan yang memproduksi produk konsumen

Persaingan atas dasar konsep industri (sebuah kelompok perusahaan yang menawarkan suatu produk atau kelompok produk yang bisa saling menggantikan satu sama lain) ditekankan pada aspek elastisitas permintaan

Persaingan atas dasar konsep pasar, menekankan pada kesamaan konsumen.

1. Strategi pesaing
2. Tujuan pesaing
3. Kekuatan dan kelemahan pesaing
4. Pola reaksi pesaing

Teknik dan Usaha Memasarkan dan Bukan Pencari Laba

Teknik dan Usaha Memasarkan Barang/Jasa dari Proyek

Marketiing Mix (bauran pemasaran) : kesatuan usaha memasarkan produk yang perusahaan gunakan untuk mencapai tujuan pemasaran di dalam mencapai target pasar.

Marketing Mix


Program Pemasaran

Produk


Kualitas produk, pembungkusan, pemberian merek, pelayanan, label

Price/harga


Potongan, cara pembayaran, kredit

Place/saluran distribusi


Mengidentifikasi dan memilih dan menghubungkan berbagai perantara dan fasilitator pemasaran

Promosi


Advertising, personal selling, sales promotion, publising (PR)

Kebijakan Produk

Bauran produk adalah kesatuan kelompok produk dan jenisnya yang ditawarkan penjual kepada pembeli

Kelompok produk (product line) adalah sekelompok produk yang sama atau hampir sama karena dijual pada kelompok konsumen yang sama, dipasarkan melalui cara-cara yang sama dan memiliki harga yang kurang lebih sama.

Produk yang ditawarkan kepada konsumen dapat dilihat dalam tiga tahap :

1. Inti produk, merupakan pelayanan yang penting bagi pembeli

2. Produk yang berujud, berdasarkan kualitas, merek, penampilan dan pembungkusan

3. Produk yang baik adalah bila diikuti pelayanan yang menyertai produk tersebut (jaminan, pemasangan, perawatan dan pengangkutan gratis).

Empat dimensi menyusun strategi produk

1. Dilihat dari lebarnya, berapa banyak kelompok produk yang akan diproduksi

2. Dilihat dari panjangnya, jumlah jenis dalam bauran produk

3. Dilihat dari kedalaman, jumlah variasi setiap produk yang ditawarkan

4. Dilihat dari konsistensi, seberapa jauh hubungan berbagai kelompok produk terhadap pemakai akhir, kebutuhan produksi dan saluran distribusi.

Kebijakan Harga

Enam tahap penentuan harga pertama kali :

1. Penentuan tujuan perusahaan

2. Penemuan skedul permintaan yang menunjukkan jumlah yang bisa dibeli setiap periode pada setiap pilihan harga.

3. Memperkirakan perbedaan biaya setiap tingkat keluaran (output)

4. Penelitian harga pesaing sebagai dasar penentuan harga.

5. Memilih metode penentuan harga, misalnya metode markup, going rate pricing (penentuan harga berdasarkan harga pesaing), penentuan harga target kembali, perceived value pricing yaitu atas dasar persepsi pembeli terhadap produk dan sealed pricing bid pricing yaitu penentuan harga untuk keperluan lelang sehingga perusahaan cenderung menentukan harga yang lebih rendah dibandingkan dengan pesaing dengan maksud memenangkan tender

6. Memilih harga akhir dengan memasukkan unsur psikologi dalam penentuan harga, koordinasi dengan elemen bauran pemasaran lainnya, mencocokkan dengan kebijakan penentuan harga perusahaan dan dapat diterima oleh para distributor, tenaga pemasaran, pesaing, pemasok dan pemerintah.

Kebijakan saluran distribusi

Merchant middleman (penjual perantara): perantara yang membeli produk produsen, memiliki, dan menjual kembali.

Agent Middleman (perantara agen) : melakukan pencarian konsumen, mengadakan tawar menawar atas nama produsen tetapi tidak memiliki produk yang diperjualbelikan.

Fasilitator: memfasilitasi perdagangan namun tidak memiliki, tidak mengadakan tawar menawar maupun membeli produk yang diperjualbelikan.

Hal-hal yang dilakukan dalam perencanaan saluran distribusi :

1. Menentukan pelayanan yang diharapkan dari para anggota saluran distribusi, yaitu jumlah unit produk yang diterima konsumen setiap pengiriman (lot size)

2. Memilih sistem saluran distribusi adalah menentukan tujuan dan batasan saluran distribusi.

3. Mengidentifikasi pilihan saluran distribusi yang penting yang meliputi jenis dan jumlah penyaluran, intensif atau distribusi selektif.

4. Menentukan hak dan tanggung jawab penyalur.

Kebijakan Promosi

Prinsip utama promosi adalah mengadakan komunikasi kepada audience.

Tahap merencanakan dan membuat program promosi :

1. Identifikasi target audience yang ingin dicapai dan sifat-sfatnya termasuk image yang ingin diciptakan terhadap produk.

2. Mendefinisikan tujuan mengadakan komunikasi

3. Merencanakan pesan yang ingin disampaikan (isi, struktur, format dan sumber)

4. Memilih saluran komunikasi

5. Memperkirakan anggaran promosi

o the affordable method : cara menentukan anggaran promosi atas dasar kemampuan perusahaan menurut pendapat para perencana promosi

o the percentage of sales method, untuk menentukan anggaran promosi dengan cara menentukan prosentase tertentu atas penjualan

o competitive parity method, menentukan anggaran promosi atas dasar biaya promosi pesaing

o the objective and task method, perencana promosi mendefinisikan tujuan tertentu dan menentukan tugas-tugas yang harus dijalankan sebelum menentukan anggaran promosi.

6. Mengalokasikan anggaran kepada tiap-tiap alat promosi (bauran promosi). Faktor-fakotr yang mempengaruhi bauran promosi adalah

o jenis pasar produk

o strategi mendorong dan menarik

o kesiapan pembeli

o daur usia produk

7. Mengikuti perkembangan pasar

8. Semua komunikasi harus dikelola dan dikoordinasikan secara konsisten, tepat waktu dan efektifitas biaya.

Baca juga RAHASIA dibawah ini :



Related Post:

0 comments

Poskan Komentar

BlogRoll

Popular Posts